Posted in ASWAJA, ENGLISH

Technology and Islam

Technology has always been an important part of teaching and learning environment lately. It is an essential part of the teachers’ profession through which they can use it to facilitate learners’ learning. With technology being part of our everyday lives, it is time to rethink the idea of integrating technology into the curriculum and aim to embed technology into teaching to support the learning process. The trends of teaching change, traditional class which usually teachers as centered of learning seem outdated, it approaches have finished about up to the late 1960s

(Bala. N, Prasad. 2013. Communicative Language Teaching in 21st Century ESL Classroom. Annamarcharya Institute of Technology and Sciences: RAJAMPET-Kadapa District)

Through using technology, learners can control their own learning process and have access to many information over which their teachers cannot control. Technology has an important role in promoting activities for learners and has a significant effect on teachers’ teaching methods, but not everybody agree with it.

They still have different perception when using new technology to integrate English method. Perception relates to the judge or evaluates something. Perception can be the process of interpreting the information about other people. It depends on some background information. It may be energized by both the present and past experience. As a good Muslim, students should have a good opinion and thinking something positively.

As it is interpreted in (Surah Al Baqarah, verse 216) that Muslims though dislike something, and it may be good to them and that they like something which is bad for them. Allah knows but you do not know. Having a good perception is purposed for students who will face and experience new media and tools in the education.

كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“Fighting has been enjoined upon you while it is hateful to you. But perhaps you hate a thing and it is good for you; and perhaps you love a thing and it is bad for you. And Allah Knows, while you know not.”

Since Islam was sent to be ‘rahmatan lil ‘alamiin’ Muslims should have positive attitudes dealing with technology, including to the new application and method in education.  It is believed can motivate to learn English language independently. Whatever, it is necessary to consider the importance of motivation to learn and apply new knowledge as recommended in the holy Qur’an.

The Surah Az Zumar: 9, The Great Lord (Allah) said that people who know are not equal with who know not. It is only men of understanding who will remember, because people are willing to do something if they have a motivation.

أَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ آنَاءَ اللَّيْلِ سَاجِدًا وَقَائِمًا يَحْذَرُ الْآخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِ ۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ

“Is one who is devoutly obedient during periods of the night, prostrating and standing [in prayer], fearing the Hereafter and hoping for the mercy of his Lord, [like one who does not]? Say, “Are those who know equal to those who do not know?” Only they will remember [who are] people of understanding.”

Moreover, in the second Surah related motivation (Surah Al Mujadalah: 11), The Lord (Allah) will exalt in degree those of people who believe, and those who have been granted knowledge.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا۟ فِى ٱلْمَجَٰلِسِ فَٱفْسَحُوا۟ يَفْسَحِ ٱللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُوا۟ فَٱنشُزُوا۟ يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Referensi: https://tafsirweb.com/10765-quran-surat-al-mujadilah-ayat-11.html

“O you who have believed, when you are told, “Space yourselves” in assemblies, then make space; Allah will make space for you. And when you are told, “Arise,” then arise; Allah will raise those who have believed among you and those who were given knowledge, by degrees. And Allah is Acquainted with what you do.”

To so doing, it is better if try very hard to achieve this ambition and apply motivation to reach it. As said before, The Al Mighty God ‘Allah S.W.T.’ will never change the Muslims fate unless they try hard to change themselves, including changing the quality of education. In addition, they should work hand in hand, cooperate together to make the hard work become easier (Al Maidah: 2).

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُحِلُّوا شَعَائِرَ اللَّهِ وَلَا الشَّهْرَ الْحَرَامَ وَلَا الْهَدْيَ وَلَا الْقَلَائِدَ وَلَا آمِّينَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنْ رَبِّهِمْ وَرِضْوَانًا ۚ وَإِذَا حَلَلْتُمْ فَاصْطَادُوا ۚ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ أَنْ صَدُّوكُمْ عَنِ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَنْ تَعْتَدُوا ۘ وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“O you who have believed, do not violate the rites of Allah or [the sanctity of] the sacred month or [neglect the marking of] the sacrificial animals and garlanding [them] or [violate the safety of] those coming to the Sacred House seeking bounty from their Lord and [His] approval. But when you come out of ihram, then [you may] hunt. And do not let the hatred of a people for having obstructed you from al-Masjid al-Haram lead you to transgress. And cooperate in righteousness and piety, but do not cooperate in sin and aggression. And fear Allah; indeed, Allah is severe in penalty.”

Allah Almighty

Posted in ASWAJA, BAHASA

Teknologi dan Islam

Teknologi selalu menjadi bagian penting dalam lingkungan pengajaran dan s akhir akhir ini. Itu menjadi bagian penting dalam profesi keguruan karena mereka dapat menggunakannya untuk memfasilitasi pembelajar. Karena teknologi sudah menjadi bagian dalam hidup kita sehari-hari, ini adalah waktu yang cocok untuk mempertimbangkan idea tau gagasan untuk menaplikasikan teknologi dalam kurikulum pengajaran untuk mendukung proses pembelajaran di kelas.tipe pembelajaran sudah berubah, kelas traditional yang menjadikan guru sebagai pusat pembelajaran sudah terlihat ketinggalan jaman, metode ini sudah berakhir sekitar t akhir tahun 1960.

(Bala. N, Prasad. 2013. Communicative Language Teaching in 21st Century ESL Classroom. Annamarcharya Institute of Technology and Sciences: RAJAMPET-Kadapa District)

Dengan teknologi, pembelajar dapat mengatur proses pembelajaran mereka sendiri dan mempunyai akses penuh terhadap informasi dimana guru tidak dapat mengotrolnya. Berarti ini memiliki peran penting dalam mengembangkan aktivitas untuk siswa dan memiliki efek yang signifikan pada metode pengajaran, sayangnya tidak semua orang setuu dengan pendapat itu.

Mereka masih memiliki persepsi yang berbeda ketika menggunakan teknologi dalam metode Bahasa Inggris. Persepsi mempunyai hubungan erat dengan evaluasi sesuatu. Persepsi dapat menjadi proses dari penginterpretasian terhadap informasi orang lain. Ini tergantung pada informasi latar belakangnya. Persepsi mungkin di sokong diantara keduanya pengalaman sekarang dan yang lampau. Sebagai Muslim yang baik, siswa seharusnya memiliki pendapat dan pemikiran yang baik tentang sesuatu secara positif. Mempunyai persepsi yang baik ditujukan bagi siswa yang akan menghadapi dan mengalami media atau alat dalam dunia pendidikan.

Seperti yang diinterpretasikan dalam  Q.S Al-Baqarah: 216, Allah berfirman:

كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰٓ أَن تَكْرَهُوا۟ شَيْـًٔا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰٓ أَن تُحِبُّوا۟ شَيْـًٔا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Referensi: https://tafsirweb.com/845-quran-surat-al-baqarah-ayat-216.html

Artinya: “Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

Karena Islam adalah agama yang ‘rahmatan lil ‘alamiin’, Muslim seharusnya mempunyai sikap yang baik terhadap teknologi, termasuk aplikasi dan metode baru dalam pendidikan. Itu dipercaya dapat memotivasi siswa untuk belajar Bahasa Inggris secara mandiri. Apapun itu, ini penting untuk mempertimbangakan pentingnya motivasi untuk belajar dan mengaplikasikan pengetahuan baru seperti yang direkomendasikan dalam  Kitab Suci Al-Qur’an, Q.S Az Zumar: 9, Allah berfirman bahwa hanya orang yang paham yang akan ingat, karena orang yang akan melakukan sesuatu jika mereka memiliki motivasi,

أَمَّنْ هُوَ قَٰنِتٌ ءَانَآءَ ٱلَّيْلِ سَاجِدًا وَقَآئِمًا يَحْذَرُ ٱلْءَاخِرَةَ وَيَرْجُوا۟ رَحْمَةَ رَبِّهِۦ ۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى ٱلَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَٱلَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ

Referensi: https://tafsirweb.com/8671-quran-surat-az-zumar-ayat-9.html

Artinya: “(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.”

Allah juga berfirman dalam Q.S. Al Mujadalah: 11,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا۟ فِى ٱلْمَجَٰلِسِ فَٱفْسَحُوا۟ يَفْسَحِ ٱللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُوا۟ فَٱنشُزُوا۟ يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Referensi: https://tafsirweb.com/10765-quran-surat-al-mujadilah-ayat-11.html

Artinya: “Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Untuk mencapai itu akan lebih baik jika berusaha dengan giat untuk mencapai ambisi dan meningkatkan motivasi untuk mencapainya. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, Allah SWT tidak akan pernah mengubah nasib seorang hamba jika mereka tidak berusaha untuk mengubahnya, termasuk mengubah kualitas dalam pendidikan. Mereka juga seharusnya bekerja dengan keras, bekerjasama untuk membuat pekerjaan yang nampak berat menjadi lebih mudah.

Allah berfirman dalam  Q.S. Al Maidah: 2,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تُحِلُّوا۟ شَعَٰٓئِرَ ٱللَّهِ وَلَا ٱلشَّهْرَ ٱلْحَرَامَ وَلَا ٱلْهَدْىَ وَلَا ٱلْقَلَٰٓئِدَ وَلَآ ءَآمِّينَ ٱلْبَيْتَ ٱلْحَرَامَ يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِّن رَّبِّهِمْ وَرِضْوَٰنًا ۚ وَإِذَا حَلَلْتُمْ فَٱصْطَادُوا۟ ۚ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَـَٔانُ قَوْمٍ أَن صَدُّوكُمْ عَنِ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ أَن تَعْتَدُوا۟ ۘ وَتَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْبِرِّ وَٱلتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْإِثْمِ وَٱلْعُدْوَٰنِ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

Referensi: https://tafsirweb.com/1886-quran-surat-al-maidah-ayat-2.html

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi’ar-syi’ar Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram, jangan (mengganggu) binatang-binatang had-ya, dan binatang-binatang qalaa-id, dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitullah sedang mereka mencari kurnia dan keridhaan dari Tuhannya dan apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, maka bolehlah berburu. Dan janganlah sekali-kali kebencian(mu) kepada sesuatu kaum karena mereka menghalang-halangi kamu dari Masjidilharam, mendorongmu berbuat aniaya (kepada mereka). Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.”

Allahu A’lam